FILE
File bisa di process di bahasa C
Untuk file bisa dibuka kita mesti membuka file tersebut dengan fopen
Syntax fopen(namafile, type)
Type-type untuk file
R - MEMBUKA FILE TEKS YANG SUDAH ADA UNTUK DIBACA
W - MEMBUKA FILE TEKS UNTUK DITULIS. JIKA FILE BELUM ADA MAKA FILE AKAN DIBUAT. PROSES PENULISAN DATA KE DALAM FILE DILAKUKAN DARI AWAL.
A - MEMBUKA FILE TEKS UNTUK DITAMBAH (APPEND). JIKA FILE BELUM ADA MAKA FILE AKAN DIBUAT. PROSES PENULISAN DATA KE DALAM FILE DILAKUKAN DARI POSISI AKHIR.
R+ - MEMBUKA FILE TEKS YANG SUDAH ADA UNTUK DIBACA DAN DITULIS.
W+ - MEMBUKA FILE TEKS UNTUK DIBACA DAN DITULIS. JIKA FILE BELUM ADA MAKA FILE AKAN DIBUAT. JIKA SUDAH ADA, MAKA ISI FILE AKAN DKTIMPA.
A+ - MEMBUKA FILE TEKS UNTUK DIBACA DAN DITULIS. JIKA FILE BELUM ADA MAKA FILE AKAN DIBUAT. PROSES PEMBACAAN DATA DILAKUKAN DARI POSISI AWAL, SEDANGKAN PROSES PENULISAN DATA DILAKUKAN DARI POSISI AKHIR (APPEND).
UNTUK MENGAKSES FILE BINER, KITA BISA MENGUNAKAN MODE: RB, WB, AB, RB+, R+B, WB+, AB+, ATAU A+B.
Menutup file bisa dilakukan dengan fclose
Syntax fclose(namadata)
Membaca data bisa mengunakan fprintf maupun fgetc atau fgets.
Menulis data bisa mengunakan fscanf maupun fputc atau fputs.
RealllAlgooo
Tuesday, December 18, 2018
Sorting & Searching
SORTING
Sorting adalah pengurutan data. Data diurutkan dari yang terkecil sampai yang paling besar atau sebaliknya. Tujuannya supaya data tersebut jadi tersusun rapi, terurut dan teratur. Algoritma untuk melakukan sorting mempunyai banyak macam diantaranya BubbleSort, SelectionSort, InsertionSort, QuickSort, dll.
1. BubbleSort
BubbleSort adalah pengurutan data yang dilakukan dengan membandingkan antara data[n] dengan data[n+1] atau antara data[n] dengan data[n-1] kemudian jika data lebih kecil/besar dilakukan pertukaran. Pada setiap iterasi dapat terjadi beberapa kali pertukaran atau tidak sama sekali. Jumlah iterasi ditentukan oleh banyaknya data atau ‘N’. Iterasi=N-1.”
2. SelectionSort
SelectionSort adalah merupakan sebuah algoritma pengurutan yang secara berulang mencari data yang belum terurut dan mencari paling sedikit satu untuk dimasukkan ke dalam lokasi akhir.
3. InsertionSort
InsertionSort dilakukan dengan cara menyisipkan sebuah angka ke posisi yang diinginkan. Angka yang disisipkan sesuai dengan urutan iterasinya. Jumlah iterasi ditentukan oleh banyaknya data atau ‘N’. Iterasi=N”.Sekilas algoritma ini tidak jauh berbeda dengan Bubble Sort, namun sesungguhnya berbeda.
4. QuickSort
QuickSort sendiri merupakan sorting yang lebih rumit dibanding sorting-sorting yang lain. QuickSort merupakan divide and conquer algorithm. Algoritma ini mengambil salah satu elemen secara acak (biasanya dari tengah) lalu menyimpan semua elemen yang lebih kecil di sebelah kirinya dan semua elemen yang lebih besar di sebelah kanannya. Hal ini dilakukan secara rekursif terhadap elemen di sebelah kiri dan kanannya sampai semua elemen sudah terurut. Algoritma ini termasuk algoritma yang cukup baik dan cepat. Hal penting dalam algoritma ini adalah pemilihan nilai tengah (pivot) yang baik sehingga tidak memperlambat proses sorting secara keseluruhan. Tapi QuickSort bisa saja kalah cepat dengan sorting-sorting yang lain di case tertentu.
SEARCHING
Searching adalah pencarian suatu data dalam sekumpulan data . Searching mempunyai banyak macam seperti Sequential Search dan Binary Search.
1. Sequential Search
Sequential Search merupakan proses pencarian data dengan metode pencarian langsung. Ini dilakukan dengan cara mencocokkan data yang akan dicari dengan semua data yang ada dalam kelompok data. Proses pencocokan data dilakukan secara berurutan. Satu demi satu dimulai dari data ke1 hingga data pada urutan terakhir.
2. Binary Search
Binary Search adalah sebuah teknik untuk menemukan nilai tertentu dalam sebuah larik (array) linear, dengan menghilangkan setengah data pada setiap langkah, dipakai secara luas tetapi tidak secara ekslusif dalam ilmu komputer.
Monday, December 3, 2018
CLOUD COMPUTING
Cloud artinya adalah network atau internet.
Cloud Computing artinya adalah mengatur dan mengakses aplikasi online.
Cloud Computing berkerja layaknya awan. Karena mencakup platform, aplikasi dan infrastruktur.
Cloud Computing memisahkan infrastruktur dan bisnis.
Contoh cloud :
Social networking (Facebook, Instagram, dll)
Data sharing (Email, Dropbox, dll)
Education (Quipper, Smart Campus, dll)
Business/Office application (Online shop portal, Google doc)
HPC for limited duration
Dan lain-lain
Deployment model adalah tipe-tipe akses kepada cloud. Tipe-tipenya adalah publik, private, hybrid.
Service model adalah bagaimana dalamnya fungsi
sebuah servis.
Model-modelnya adalah :
Software as a Service (SaaS)
Platform as a Service (PaaS)
Infrastructure as a Service (IaaS)
Penggunaan cloud untuk perusahaan :
Data as a Service (DaaS)
Disaster Recovery as a Service (DRaaS)
Backup as a Service (BaaS)
Manfaat Komputasi Awan :
Skalabilitas cloud computing bisa menampung data kita tanpa harus membeli peralatan lebih seperti hard disk.
Aksesibilitas kita bisa mengakses data kapan dan dimana pun kita mau asal kita memiliki koneksi ke internet.
Kecemasan ketika terjadi bencana yang tidak kita tau memori bisa disimpan di layanan cloud computing.
Keraguan pemakaian cloud :
Performance karena cloud computing perlu waktu lama.
Security gampang terserang.
Availability jarang perusahaan memiliki cloud computing.
Confidentiality data data pribadi bisa diketahui banyak orang.
Biaya yang termasuk mahal.
Apa yang bisa diimplementasikan algoritma ke pada cloud computer?
Kita bisa menerapkan data kerja orang.
Kita bisa memberikan kreasi kreasi tanpa harus mendatangi langsung ke tempat orang lain.
Cloud artinya adalah network atau internet.
Cloud Computing artinya adalah mengatur dan mengakses aplikasi online.
Cloud Computing berkerja layaknya awan. Karena mencakup platform, aplikasi dan infrastruktur.
Cloud Computing memisahkan infrastruktur dan bisnis.
Contoh cloud :
Social networking (Facebook, Instagram, dll)
Data sharing (Email, Dropbox, dll)
Education (Quipper, Smart Campus, dll)
Business/Office application (Online shop portal, Google doc)
HPC for limited duration
Dan lain-lain
Deployment model adalah tipe-tipe akses kepada cloud. Tipe-tipenya adalah publik, private, hybrid.
Service model adalah bagaimana dalamnya fungsi
sebuah servis.
Model-modelnya adalah :
Software as a Service (SaaS)
Platform as a Service (PaaS)
Infrastructure as a Service (IaaS)
Penggunaan cloud untuk perusahaan :
Data as a Service (DaaS)
Disaster Recovery as a Service (DRaaS)
Backup as a Service (BaaS)
Manfaat Komputasi Awan :
Skalabilitas cloud computing bisa menampung data kita tanpa harus membeli peralatan lebih seperti hard disk.
Aksesibilitas kita bisa mengakses data kapan dan dimana pun kita mau asal kita memiliki koneksi ke internet.
Kecemasan ketika terjadi bencana yang tidak kita tau memori bisa disimpan di layanan cloud computing.
Keraguan pemakaian cloud :
Performance karena cloud computing perlu waktu lama.
Security gampang terserang.
Availability jarang perusahaan memiliki cloud computing.
Confidentiality data data pribadi bisa diketahui banyak orang.
Biaya yang termasuk mahal.
Apa yang bisa diimplementasikan algoritma ke pada cloud computer?
Kita bisa menerapkan data kerja orang.
Kita bisa memberikan kreasi kreasi tanpa harus mendatangi langsung ke tempat orang lain.
Tuesday, October 16, 2018
REPETITION
1 REPETITION FOR
SYNTAX
for(exp1;exp2;exp3)
{
statement;
}
exp1 = inisialisasi
exp2 = kondisi
exp3 = increment/decrement
kondisi boleh lebih dari 2
2 REPETITION DOWHILE
SYNTAX
do
{
statement
increment/decrement
}
while(kondisi)
CARA BEKERJA
statement di looping dan baru di cek menggunakan kondisi
3 REPETITION WHILE
SYNTAX
while
{
statement
increment/decrement
}
CARA BEKERJA
statement di cek menggunakan kondisi dan baru di looping
BREAK
break diggunakan untuk menghentikan sebuah looping dengan kententuan
CONTINUE
continue diggunakan untuk melanjutkan looping setelah statement selesai di loop dengan kententuan
1 REPETITION FOR
SYNTAX
for(exp1;exp2;exp3)
{
statement;
}
exp1 = inisialisasi
exp2 = kondisi
exp3 = increment/decrement
kondisi boleh lebih dari 2
2 REPETITION DOWHILE
SYNTAX
do
{
statement
increment/decrement
}
while(kondisi)
CARA BEKERJA
statement di looping dan baru di cek menggunakan kondisi
3 REPETITION WHILE
SYNTAX
while
{
statement
increment/decrement
}
CARA BEKERJA
statement di cek menggunakan kondisi dan baru di looping
BREAK
break diggunakan untuk menghentikan sebuah looping dengan kententuan
CONTINUE
continue diggunakan untuk melanjutkan looping setelah statement selesai di loop dengan kententuan
Subscribe to:
Comments (Atom)